Manfaat Gosok gigi di malam hari
Gadis Melayu Stim 3gp ,video lucah ,cerita lucah,cerita seks melayu,melayu boleh,melayu lucah,cikgu suraya,cerita bokep,lucah melayu,budak sekolah,seks melayu,main dengan ustazah,cerita lucah mabuk,cerita kena lancap,cerita lucah aku blogspot,kisah cikgu cina,bomoh main cipap,cerita seks tudung tuisyen,adik main dgn kakak ankat,cerita berahi dara,cerita budak sekolah seks,cerita seks bomoh melayu, Cerita Awek Melayu, Cerita Berahi, Cerita Cikgu, Cerita Dewasa Melayu, Cerita Nafsu, Cerita Seks Ghairah, Koleksi Cerita Lucah Melayu Terkini, Novel Lucah melayu, cerita seks baru, cerita burit, Nikmat seks, seks hebat, cerita lucah seks, cerita seks hebat, kisah seks terbaru, kisah lucah com, cerita lucah hebat, lucah,Kumpulan Cerita Dewasa Terbaru, Cerita Seks Dewasa Indonesia, Kumpulan Cerita Mesum Sedarah, Cerita Seks Perumahan, Kumpulan Cerita Seks Indonesia, Cerita Seks Dewasa Melayu, Kumpulan Cerita Panas Dewasa, Cerita Dewasa Terbaru, Koleksi Cerita Panas, Cerita Birahi Sedarah, Cerita Dewasa Panas, Cerita Hot Dewasa, Cerpen Dewasa Panas, Cerita Panas Dewasa Malaysia, Cerita Dewasa Bergambar, Cerita Dewasa Sedarah Terbaru, Cerita Birahi Pembantu, Kisah Ngentot Sama Pembantu, Cerita Seks Bergambar, Cerita Ngentot Bergambar, Cerita Dewasa Terbaru 2016, Cerita Dewasa Pembantu Muda, Kumpulan Cerita Seks Dewasa, Kumpulan Cerita Seks Terbaru, Rumah Seks Indonesia, Cerita Dewasa 18, Cerita Dewasa Sedarah Dengan Mama, Kumpulan Cerita Seks Bergambar, Cerita Selingkuh Ngentot, Kumpulan Cerita Dewasa Terbaru 2016, Cerita Sek Melayu Terkini, Cerita Lucah Melayu Terkini, Koleksi Cerita Lucah Cikgu, Koleksi Cerita Seks Melayu, Koleksi Cerita Lucah Bahasa Melayu, Cerita Seks Cikgu Melayu, Cerita Dewasa Sek Ngentot Memek, Cerita Seks Abg, Cerita Seks Indonesia Terbaru, Kumpulan Cerita Seks Abg, Cerita Sex Bergambar Indonesia, Cerita Hot Janda Muda, Cerita Sex Dewasa Bergambar, Kumpulan Cerita Dewasa Bergambar, Kumpulan Cerita Dewasa, Cerita Sex Terbaru 2016, Kisah Seks Cerita Dewasa, Kumpulan Cerita Sedarah, Cerita Seks 2016, Gambar Sex Terbaru 2016, Cerita Dewasa Melayu Terbaru, Cerita Selingkuh Terbaru, Rumah Seks Indonesia Setengah Baya, Kumpulan Cerita Seks, Kumpulan Cerita Pembantu, Cerita Sex Cewek Abg, Cerita Sex Terkini, Rumah Seks Indonesia 2016, Cerita Ngentot Terbaru, Cerita Ngentot Pembantu, Cerita baru Click sini ke Website Koleksi Bogel Indonesia anak sekolah dan Jilbab Tudung
Kualitas gigi seseorang ditentukan benih gigi dan bagaimana gigi-geligi dirawat sejak awal kali tumbuh. Benih gigi dipengaruhi oleh nutrisi ibu selama anak dalam kandungan. Perawatan gigi anak juga tergantung bagaimana ibu membantu merawatnya. Bagaimana perawatan gigi balita perlu dilakukan?
GIGI anak berjumlah duapuluh. Gigi dewasa tigapuluhdua. Saat lahir, dalam rahang bayi terdapat 44 buah gigi yang tengah dibentuk. Duapuluh gigi susu, duapuluh gigi dewasa, dan empat kantung gigi geraham dewasa. Duapuluh akan keluar sebagai gigi susu (primary dentition). Rata-rata gigi pertama akan keluar (erupsi) pada umur 7 bulan yang muncul sebagai gigi seri bawah.
Anak perempuan dan bayi yang diberi ASI lebih cepat erupsi dibanding anak laki-laki, atau yang bukan diberi ASI. Erupsi gigi juga tergantung etnis, dan bersifat individual pula. Misal, anak yang mengalami gangguan tulang, atau anak dengan keterbelakang mental, erupsi gigi susunya umumnya terlambat.
Selang beberapa bulan setelah gigi susu pertama disusul gigi seri atas, gigi seri bawah pada umur setahun, gigi geraham pertama pada umur 14 bulan, selanjutnya gigi geraham kedua setelah berumur 2 tahun. Gigi susu sudah lengkap keluar setelah anak berumur 2 tahun.
Gigi susu perlu dipertahankan sampai gigi tetap keluar
Umur gigi susu sekitar 6-10 tahun saja. Pada saat anak berumur 6 tahun, gigi susu pertama sudah tanggal dan digantikan oleh gigi tetap (permanent dentition). Gigi tetap pertama, yakni prageraham pertama. Menyusul gigi seri, prageraham kedua, taring, dan geraham kedua pada umur 12 tahun. Terakhir geraham bungsu baru erupsi antara umur 18-25 tahun.
Masing-masing gigi susu ada umurnya. Gigi susu sebaiknya tanggal secara alami. Bila tanggal sebelum umurnya, akan menyesatkan keluarnya gigi tetap. Susunan gigi tetap yang tidak seteratur gigi susu apabila gigi susu sudah tanggal sebelum umurnya.
Gigi susu yang membukakan jalan bagi keluarnya gigi tetap. Bila gigi susu sudah tak ada, sementara gigi tetap belum cukup matang untuk keluar, maka arah keluarnya tidak mengikuti jalan gigi susu. Maka posisi gigi tetapnya tak tentu arah. Setelah dewasa susunan gigi-geligi anak menjadi mirip ban radial.
Agar gigi susu tanggal pada umurnya, gigi harus dirawat. Karena lapisan luar (enamel) gigi susu tidak sekuat gigi tetap, gigi susu lebih gampang keropos. Pengeroposan gigi biasanya terjadi oleh proses mikrobiologis dan kimiawi.
Sisa makanan berkarbohidrat (nasi roti, ubi, ketela, kentang) dan yang serba manis, bila terselip pada permukaan gigi akan terjadi proses fermentasi. Bersama dengan kuman di rongga mulut, membentuk zat asam. Zat asam lactat ini yang akan menghancurkan lapisan luar gigi membentuk caries, atau gigi bolong.
Diseka kapas, berkumur, dan sikat gigi
Maka di permukaan gigi tidak boleh ada sisa makanan. Khususnya yang berkarbohidrat, seperti biskuit, cokelat, permen, kue, es krim, dan sejenisnya. Membiarkan sisa makanan berarti gagal mencegah pengeroposan gigi. Gigi yang keropos dan tidak dirawat, akan hancur, tanggal, lalu berakhir sebagai sisa akar.
Bayi belum mampu berkumur, apalagi menyikat gigi sendiri. Maka selama masa bayi, ibu sendiri yang membantu menyeka permukaan gigi anak dengan kapas basah steril. Setiap kali selesai makan dan minum, biasakan menyeka gigi. Kesehatan gigi balita ditentukan oleh perawatan gigi semenjak usia bayi.
Setelah anak mampu berkumur, biasakan mengajaknya berkumur-kumur setiap kali selesai makan dan minum. Ajarkan pula menyikat gigi. Mungkin belum sempurna. Ibu perlu membimbingnya menyikat gigi yang benar.
Pada usia balita rata-rata anak sudah mahir menyikat gigi sendiri. Biasakan paling kurang dua kali sehari. Pagi hari sehabis sarapan, dan malam hari sebelum tidur. Siang hari, dan setiap kali selesai makan, sekurang-kurangnya berkumur-kumur.
Menyikat gigi malam hari sesungguhnya jauh lebih penting ketimbang pagi hari. Mengapa? Oleh karena selama tidur malam hari mulut terkatup. Selama mulut terkatup, bila ada sisa makanan pada permukaan gigi, ia akan bertahan lebih lama menetap di situ. Sedang selama siang hari, anak masih melakukan kegiatan makan dan minum, sehingga bila ada sisa makanan yang terselip di permukaan gigi akan terhanyut terbawa oleh makanan dan minuman yang dikonsumsi.
Anak yang tidak menyikat gigi malam hari risiko pengeroposan giginya lebih besar. Gigi keropos dan dibiarkan tanpa perawatan menimbulkan warna hitam pada permukaan gigi. Lama-kelamaan terjadi pembusukan gigi. Lalu infeksi akar gigi, infeksi gusi, dan gusi membengkak. Selanjutnya gigi akan hancur, rusak sebelum waktunya.
Untuk menyehatkan gigi balita, biasakan menggigit apel, jambu, bengkuang, timun, dan sejenisnya. Selain melatih kekerasan gigi, dengan menggigit buah keras, permukaan gigi dibersihkan. Demikian pula yang diperoleh selama mengunyahnya.
Segera ditambal bila mulai bolong
Gigi susu yang sudah mulai keropos perlu dirawat, sebelum telanjur bolong. Untuk itu perlu penambalan. Adakalanya, sekalipun sudah teratur menyikat gigi, bila benih giginya kurang bagus, gigi masih bisa keropos juga (decalcification).
Dengan melakukan penambalan gigi susu, gigi diharapkan masih mampu bertahan sampai umurnya. Dengan demikian, ia akan menunggu sampai saatnya gigi tetapnya mulai keluar.
Pemberian ekstra kalsium saja hanya bermanfaat semasa gigi belum keluar. Pembentukan benih gigi membutuhkan kalsium. Percuma apabila gigi sudah erupsi. Bila diduga kualitas gigi kurang bagus, perlu diberikan ekstra fluor. Fluor bisa terkandung dalam air minum (leding) dan pasta gigi. Atau berupa pengolesan fluor pada permukaan gigi setiap enam bulan sekali.
Menyikat gigi yang benar pada anak harus dibentuk. Jika sudah keliru sejak awal, selanjutnya akan terbentuk cara menyikat yang tidak benar. Prinsipnya seluruh permukaan gigi tidak ada yang terluput dari penyikatan.
Sering-sering bagian-bagian permukaan gigi yang sulit tersentuh, atau sukar dijangkau, lokasi gigi yang sering terancam keropos. Maka upayakan bukan sekadar menyikat gigi belaka. Terlebih ihwal menyikat gigi malam hari. Karena sepanjang malam hari inilah proses hebat pengrusakan gigi yang paling kerap terjadi.
GIGI anak berjumlah duapuluh. Gigi dewasa tigapuluhdua. Saat lahir, dalam rahang bayi terdapat 44 buah gigi yang tengah dibentuk. Duapuluh gigi susu, duapuluh gigi dewasa, dan empat kantung gigi geraham dewasa. Duapuluh akan keluar sebagai gigi susu (primary dentition). Rata-rata gigi pertama akan keluar (erupsi) pada umur 7 bulan yang muncul sebagai gigi seri bawah.
Anak perempuan dan bayi yang diberi ASI lebih cepat erupsi dibanding anak laki-laki, atau yang bukan diberi ASI. Erupsi gigi juga tergantung etnis, dan bersifat individual pula. Misal, anak yang mengalami gangguan tulang, atau anak dengan keterbelakang mental, erupsi gigi susunya umumnya terlambat.
Selang beberapa bulan setelah gigi susu pertama disusul gigi seri atas, gigi seri bawah pada umur setahun, gigi geraham pertama pada umur 14 bulan, selanjutnya gigi geraham kedua setelah berumur 2 tahun. Gigi susu sudah lengkap keluar setelah anak berumur 2 tahun.
Gigi susu perlu dipertahankan sampai gigi tetap keluar
Umur gigi susu sekitar 6-10 tahun saja. Pada saat anak berumur 6 tahun, gigi susu pertama sudah tanggal dan digantikan oleh gigi tetap (permanent dentition). Gigi tetap pertama, yakni prageraham pertama. Menyusul gigi seri, prageraham kedua, taring, dan geraham kedua pada umur 12 tahun. Terakhir geraham bungsu baru erupsi antara umur 18-25 tahun.
Gigi susu yang membukakan jalan bagi keluarnya gigi tetap. Bila gigi susu sudah tak ada, sementara gigi tetap belum cukup matang untuk keluar, maka arah keluarnya tidak mengikuti jalan gigi susu. Maka posisi gigi tetapnya tak tentu arah. Setelah dewasa susunan gigi-geligi anak menjadi mirip ban radial.
Agar gigi susu tanggal pada umurnya, gigi harus dirawat. Karena lapisan luar (enamel) gigi susu tidak sekuat gigi tetap, gigi susu lebih gampang keropos. Pengeroposan gigi biasanya terjadi oleh proses mikrobiologis dan kimiawi.
Sisa makanan berkarbohidrat (nasi roti, ubi, ketela, kentang) dan yang serba manis, bila terselip pada permukaan gigi akan terjadi proses fermentasi. Bersama dengan kuman di rongga mulut, membentuk zat asam. Zat asam lactat ini yang akan menghancurkan lapisan luar gigi membentuk caries, atau gigi bolong.
Diseka kapas, berkumur, dan sikat gigi
Maka di permukaan gigi tidak boleh ada sisa makanan. Khususnya yang berkarbohidrat, seperti biskuit, cokelat, permen, kue, es krim, dan sejenisnya. Membiarkan sisa makanan berarti gagal mencegah pengeroposan gigi. Gigi yang keropos dan tidak dirawat, akan hancur, tanggal, lalu berakhir sebagai sisa akar.
Bayi belum mampu berkumur, apalagi menyikat gigi sendiri. Maka selama masa bayi, ibu sendiri yang membantu menyeka permukaan gigi anak dengan kapas basah steril. Setiap kali selesai makan dan minum, biasakan menyeka gigi. Kesehatan gigi balita ditentukan oleh perawatan gigi semenjak usia bayi.
Setelah anak mampu berkumur, biasakan mengajaknya berkumur-kumur setiap kali selesai makan dan minum. Ajarkan pula menyikat gigi. Mungkin belum sempurna. Ibu perlu membimbingnya menyikat gigi yang benar.
Pada usia balita rata-rata anak sudah mahir menyikat gigi sendiri. Biasakan paling kurang dua kali sehari. Pagi hari sehabis sarapan, dan malam hari sebelum tidur. Siang hari, dan setiap kali selesai makan, sekurang-kurangnya berkumur-kumur.
Menyikat gigi malam hari sesungguhnya jauh lebih penting ketimbang pagi hari. Mengapa? Oleh karena selama tidur malam hari mulut terkatup. Selama mulut terkatup, bila ada sisa makanan pada permukaan gigi, ia akan bertahan lebih lama menetap di situ. Sedang selama siang hari, anak masih melakukan kegiatan makan dan minum, sehingga bila ada sisa makanan yang terselip di permukaan gigi akan terhanyut terbawa oleh makanan dan minuman yang dikonsumsi.
Anak yang tidak menyikat gigi malam hari risiko pengeroposan giginya lebih besar. Gigi keropos dan dibiarkan tanpa perawatan menimbulkan warna hitam pada permukaan gigi. Lama-kelamaan terjadi pembusukan gigi. Lalu infeksi akar gigi, infeksi gusi, dan gusi membengkak. Selanjutnya gigi akan hancur, rusak sebelum waktunya.
Untuk menyehatkan gigi balita, biasakan menggigit apel, jambu, bengkuang, timun, dan sejenisnya. Selain melatih kekerasan gigi, dengan menggigit buah keras, permukaan gigi dibersihkan. Demikian pula yang diperoleh selama mengunyahnya.
Segera ditambal bila mulai bolong
Gigi susu yang sudah mulai keropos perlu dirawat, sebelum telanjur bolong. Untuk itu perlu penambalan. Adakalanya, sekalipun sudah teratur menyikat gigi, bila benih giginya kurang bagus, gigi masih bisa keropos juga (decalcification).
Dengan melakukan penambalan gigi susu, gigi diharapkan masih mampu bertahan sampai umurnya. Dengan demikian, ia akan menunggu sampai saatnya gigi tetapnya mulai keluar.
Pemberian ekstra kalsium saja hanya bermanfaat semasa gigi belum keluar. Pembentukan benih gigi membutuhkan kalsium. Percuma apabila gigi sudah erupsi. Bila diduga kualitas gigi kurang bagus, perlu diberikan ekstra fluor. Fluor bisa terkandung dalam air minum (leding) dan pasta gigi. Atau berupa pengolesan fluor pada permukaan gigi setiap enam bulan sekali.
Menyikat gigi yang benar pada anak harus dibentuk. Jika sudah keliru sejak awal, selanjutnya akan terbentuk cara menyikat yang tidak benar. Prinsipnya seluruh permukaan gigi tidak ada yang terluput dari penyikatan.
Sering-sering bagian-bagian permukaan gigi yang sulit tersentuh, atau sukar dijangkau, lokasi gigi yang sering terancam keropos. Maka upayakan bukan sekadar menyikat gigi belaka. Terlebih ihwal menyikat gigi malam hari. Karena sepanjang malam hari inilah proses hebat pengrusakan gigi yang paling kerap terjadi.
sumber: SahabatNestle
Kumpulan Cerita Dewasa Terbaru, Cerita Seks Dewasa Indonesia, Kumpulan Cerita Mesum Sedarah, Cerita Seks Perumahan, Kumpulan Cerita Seks Indonesia, Cerita Seks Dewasa Melayu, Kumpulan Cerita Panas Dewasa, Cerita Dewasa Terbaru, Koleksi Cerita Panas, Cerita Birahi Sedarah, Cerita Dewasa Panas, Cerita Hot Dewasa, Cerpen Dewasa Panas, Cerita Panas Dewasa Malaysia, Cerita Dewasa Bergambar, Cerita Dewasa Sedarah Terbaru, Cerita Birahi Pembantu, Kisah Ngentot Sama Pembantu, Cerita Seks Bergambar, Cerita Ngentot Bergambar, Cerita Dewasa Terbaru 2016, Cerita Dewasa Pembantu Muda, Kumpulan Cerita Seks Dewasa, Kumpulan Cerita Seks Terbaru, Rumah Seks Indonesia, Cerita Dewasa 18, Cerita Dewasa Sedarah Dengan Mama, Kumpulan Cerita Seks Bergambar, Cerita Selingkuh Ngentot, Kumpulan Cerita Dewasa Terbaru 2016, Cerita Sek Melayu Terkini, Cerita Lucah Melayu Terkini, Koleksi Cerita Lucah Cikgu, Koleksi Cerita Seks Melayu, Koleksi Cerita Lucah Bahasa Melayu, Cerita Seks Cikgu Melayu, Cerita Dewasa Sek Ngentot Memek, Cerita Seks Abg, Cerita Seks Indonesia Terbaru, Kumpulan Cerita Seks Abg, Cerita Sex Bergambar Indonesia, Cerita Hot Janda Muda, Cerita Sex Dewasa Bergambar, Kumpulan Cerita Dewasa Bergambar, Kumpulan Cerita Dewasa, Cerita Sex Terbaru 2016, Kisah Seks Cerita Dewasa, Kumpulan Cerita Sedarah, Cerita Seks 2016, Gambar Sex Terbaru 2016, Cerita Dewasa Melayu Terbaru, Cerita Selingkuh Terbaru, Rumah Seks Indonesia Setengah Baya, Kumpulan Cerita Seks, Kumpulan Cerita Pembantu, Cerita Sex Cewek Abg, Cerita Sex Terkini, Rumah Seks Indonesia 2016, Cerita Ngentot Terbaru, Cerita Ngentot Pembantu, Cerita Seks Sedarah Terbaru.GADIS MELAYU STIM(click sini Untuk Download Video Lucah Bokep Mesum Terupdate Baru).
0 Response to "Manfaat Gosok gigi di malam hari"
Catat Ulasan